Kembalinya Pedang Tanpa Nama
Mereka menggelarnya Pedang Tanpa Nama: pendekar pedang terhebat di Dataran Tengah, sehinggalah saudara angkatnya sendiri menikamnya dari belakang. Baek Mujin membuka mata empat puluh tahun lebih awal, sebagai budak suruhan kurus yang menyapu halaman Perguruan Awan Biru, dengan setiap jurus yang pernah dikuasainya masih tersimpan dalam kepala. Kali ini dia akan menulis semula takdirnya, satu tetakan demi satu tetakan.
- Bab
- 1
- Percuma
- 1











